Senin, 21 September 2020

Cara Mudah Menghitung Broadcast Kelas C

Adviser: Selamet Hariadi

Developer: Ratna Sari

Tema: Cara Mudah Menghitung Broadcast address (ID) dari Ip Kelas C

Ringkasan Materi: Broadcast address jenis IP addresss yang digunakan untuk mengirim data ke semua host yang masih berada dalam satu network. Broadcast address adalah IP terakhir dalam sebuah subnet/alamat IP.

Tujuan penulisan: Agar lebih mudah dan mempercepat dalam menghitung Broadcast ID dalam IP kelas C .

Sekian terimakasih semoga bermanfa'at ☺



Kamis, 10 September 2020

Cara Seting VLAN di Paket Tracer

 Adviser: Selamet Hariadi

Developer: Ratna Sari

Tema: Cara seting VLAN dipaket tracer


   VLAN

1. Pengertian

LAN nirkabel (Wireless LAN) adalah jaringan komputer nirkabel yang menghubungkan 2 atau bahkan lebih perangkat yang menggunakan komunikasi nirkabel untuk membentuk jaringan area lokal (LAN), dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, laboraturium komputer, kampus dan gedung kantor. Melalui getaway VLAN dapat memberi koneksi internet yabg lebih luas. LAN nirkabel juga menjadi populer untuk penggunaan rumah karena kemudahan dalam instalasi dan penggunaanya.


2. Cara seting dipaket tracer

   Namun sebelumnya akan diberikan sebuah topologi dan tabel deskripsi dari beberapa perangkat, sebagai petunjuk dan perencanaan

           Topologi VLAN di cisco paket tracer

Keterangan dari topologi diatas:

1.VLAN 10 terdiri dari port 1,2,3,4 dan 5

2. VLAN 20 terdiri dari port 6,7,8,9 dan 10

3. Jenis kabel yang digunakan dari PC ke Switch adalah straight

4. Lihat pada tabel perencanaan dibawah ini



Selanjutnya langkah-langkah: 

1. Buka Cisco Paket Tracer,klik "Switch 0" kemudian pilih "tab config" kemudian perhatikan pada menu interface




2. Aurlah FastEthernet0/1 s.d FastEthernet0/5 untuk VLAN Lab 1dan FastEthernet0/6 s d FastEthernet0/10 untuk VLAN Lab 2. 


3. Selanjutnya hubungan Ethernet PC0 ke port nomor 1, Ethernet PC1 ke port no 2 di switch. PC2 dan PC3 dihubungkan ke port nomor 5 dan 6




4. Selanjutnya atur IP Address dan netmask dari PC atau komputer client

PC0:

IP Address: 10.10.10.1 

Netmask: 255.0.0.0


PC1:

IP Address: 10.10.10.2

Netmask:255.0.0.0


PC2:

IP Address: 10.10.10.3

Netmask: 255.0.0.0


PC3:

IP Address: 10.10.10.4

Netmask: 255.0.0.0




5. Lakukan tes koneksi, perlu diperhatikan bahwa PC0 dan PC1 berada pada VLAN Lab 1 sedangkan PC2 dan PC3 berada pada VLAN Lab 2. Sehingga bila tes koneksi dari PC0 ke PC1 TTL sementara dari PC0 ke PC2 atau ke PC3 seharusnya ROT, kenapa? Karena berbeda VLAN. 




6. Jika hasil pengecekan PC0 ke PC1 terlihat TTL sedangkan PC0 ke PC2/PC3 telihat ROT. Berarti kalian sudah selesai melakukan konfigurasi VLAN dengan benar dan baik.


 Sekian Dari materi yang dibahas kali ini semoga bermanfaat:)


Minggu, 06 September 2020

Antena Komunikasi Data

    ANTENA MEDIA TRANSMISI (KOMUNIKASI DATA)

    Antena yaitu alat yang digunakan untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik. Untuk yang kali ini kita bahas yaitu antena untuk jaringan komputer.digolongkan menjadi 2 jenis antena yaitu:

1. Antena Omnidirectional : antena yang digunakan untuk pemancar dan memiliki polarisasi kesegala arah yaitu 360 derajat.

2. Antena Directional : antena yang digunakan sebagai pemancar dan juga sebagai penerima, tapi hanya memiliki polarisasi  ke arah tertentu saja atau dapat dikatakan ke satu arah saja.


   Berikut beberapa nama antena beserta penjelasannya: 

1. Antena Grid : berbentuk seperti jaring. Antena ini hanya bisa memancar ke arah tertentu saja (directional). Antena ini banyak digunakan oleh client jarak jauh dengan menggunakan teknologi point to point(pemancar dan penerima bisa sama-sama dapat menggunakan antena grid). Frekuensi yang dimiliki antena ini 2,4Ghz dan 5,8Ghz. Antena ini memiliki gain mencapai 27 dBi. Berikut gambar antena Grid.


2. Antena Omni : Banyak digunakan pemancar karena jangkauannya cukup luas. Berbentuk seperti tongkat. Polarasi yang dimiliki yakni 360° dan termasuk dalam jaringan point to multi point. Antena ini memiliki frekuensi 2,4Ghz dan 5,8Ghz memilik gain 3-13 dBi. Antena ini merupakan antena paling sering yang digunakan untuk hospot. Berikut gambar Antena Omni


3. Antena Yagi : Berbentuk seperti tulang ikan. Hanya memiliki polarisasi searah sehingga pemasangan harus diarahkan ke tempat pemancar lain sehingga cocok digunakan sebagai mode client. Frekuensi yang dimiliki 2,4Ghz dan 5,8Ghz serta memiliki gain hingga 16 dBi. Antena ini termasuk dalam jaringan point to point. Berikut gambar Antena Yagi:


4. Antena Sectoral : Berbentuk seperti tabung.  Hampir mirip dengan antena omni tapi memiliki perbedaan dalam bentuk dan daerah pancaran Antena Sectoral hanya bisa sampai 180 derajat saja. Memiliki gain 10-19dBi. Antena ini termasuk antena point to point tapi juga bisa menjadi antena point to multi point. Berikut gambar Antena Sectoral:


5. Antena Parabolik : memiliki gain 18-28dBi. Hampir mirip dengan antena grid namun antena parabolik lebih fokus, jarak jangkauan antena grid kalah unggul dengan antena parabolik ini. Termasuk dalam jaringan point to point jarak jauh. Berikut gambar Antena Parabolik: 


6. Antena Wajan Bolik : Berbentuk seperti wajan. Hampir mirip dengan antena parabolik bedanya terdapat pada reflektor parabolic-disc yang menggunakan wajan. Digunakan untuk memperkuat jangkauan usb wifi yang sudah tidak kuat menangkap sinyal. Jangkauannya tidak besar hanya untuk beberapa ratusan meter saja. Berikut gambar Antena Wajan Bolik:


7. Antena PVC : Antena ini terbuat dari pipa PVC yang dilapisi alumunium foil. Keunggulannya adalah  tahan terhadap berbagai cuaca, anti karat dan mudah dipasang, namun antena ini hanya bisa menjangkau sejauh 200-300 meter saja. Berikut gambar Antena PVC: 


8. Antena 8 Quad : antena ini sebenarnya merupakan bagian dari antena sectoral. Karena, pola radiasi nya masih dalam satu arah jika dibuat sudut arah yang lebar. Antena ini sering digunakan untuk antena acces point saat klien berada diluar disebuah area. Berikut gambar Antena 8 Quad:




Jumat, 04 September 2020

Instalasi Debian 8 Virtualbox

 Jum'at, 4 September 2020


   Tutorial Instalasi Debian 8  


Alat dan Bahan: 

1. Os Debian Server 8

2. Komputer/Laptop

3. Jaringan Internet



Langkah-langkah instalasi

1. Instal Virtualbox terlebih dahulu

2. Buka Virtualbox nya

3. Klik menu "Baru"

4. Masukkan nama mesin yang akan dibuat tipe OS  pilih "Linux" dan versi OS pilih "debian 64bit jika OS anda adalah 64bit (sesuaikan sesuai versi kalian)

5. Masukkan jumlah RAM untuk mesin virtual anda, Defalutnya adalah 1024MB 

6. Pilih "buat hardisk virtual sekarang"

7. Tipe berkas hard disk disarankan pilih VHD "Virtual Hard Disk

8. Setelah itu pilih "Diakolasikan secara dinamik"

9. Masukkan ukuran Harddisk

10. Setelah itu klik mesin virtualnya masuk ke "Pengaturan"  ->> "Sistem" ->> "Penyimpanan" ->> "Jaringan" ->> fungsikan adaptor 1 

11. Setelah itu mulai mesin virtual anda, tunggu hingga muncul opsi instal debian ->> Klik instal jika sudah muncul

12. Pilih bahasa yang akan anda gunakan saya memilih "bahasa indonesia" lalu tekan "enter" ->> untuk konfirmasi bahasa pilih "ya"

13. Peta keyboard pilih "Inggris Amerika" tunggu hingga proses selesai jika terdapat pemberitahuan jaringan telah gagal hiraukan dan pilih "lanjutkan"

14. Pilih "jangan mengatur jaringan saat ini" lalu tekan "enter"

15. Isikan nama host yang akan digunakan bisa nama kamu ataupun nama orang yang kamu sayangi misalnya >_< setelah itu pilih "lanjutkan"

16. Isi untuk password  root anda nantinya akan ada 2 pasword yaitu password root dan password user,masukkan untuk password root yang kamu inginkan dan pilih "lanjutkan"

17. Isi untuk data-data user mulai dari nama dan password(harap diingat ya) setelah itu pilih "lanjutkan"

18. Pilih Zona Waktu tergantung daerah kalian karena saya malang jawatimur saya pilih "WIB" tunggu hingga proses selesai

19. Saran untuk memilih "terpadu gunakan seluruh harddisk"

20. Pilih harddisk yang akan dipartisi secara otomatis lalu klik "enter" ->> "pilih semua berkas dipartisi "lalu "enter"

21. Pilih "selesai mempartisi dan tulus perubahana-perubahannya keharddisk" tekan enter ->> tekan "ya" untuk melanjutkan proses instalasi

22. Akan ada opsi untuk memindai CD atau DVD  lain, pilih "tidak"

23. Akan ada opsi untuk menggunakan suatu jaringan cermin, pilih "tidak" tunggu hingga proses selesai

24. Akan ada opsi "berpartisipasi dan survey penggunaan paket debian" ini adalah pilihan anda namun saya memiluh tidak

25. Akan ada pilihan untuk menginstal debian GUI atau menginstal debial CLI, jika sudah dipilih uncheeck lagi agar tidak terjadi kesalahan dan tunggu hingga proses selesai "lanjutkan"

26. Pilih "Ya" untuk memasang boot loader GRUB

27. Pilih harddisk virtual anda lalu klik "enter"

28. Tunggu hingga proses instalasi GRUB selesai ->> Instalasi selesai dan pilih lanjutkan

29. Setelah dilanjutkan mesin virtual anda akan merestart dan memboot sendiri ke OS debian anda, dan juga CD anda akan tereject otomatis jika di virtualbox

30. Instalasi debian 8 virtualbox selesai